Advertisement

DPD LDII Kab. Purbalingga

DPD LDII Purbalingga Manfaatkan Besek Bambu Sebagai Kemasan Daging Kurban

 


Purbalingga (10/7). DPD LDII kabupaten Purbalingga secara serentak melaksanakan  sholat  idul adha dilanjutkan penyembelihan hewan kurban, tercatat 13 PC (Pimpinan Cabang) dan 30 PAC (Pimpinan Anak Cabang) di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Merupakan hari raya bagi umat Muslim, fatiibubiha nafsan hendaklah diri manusia bersenang dapat melaksanakan ibadah kurban yg merupakan sunah nabi kita Ibroahim Alaihi Salam, ibadah kurban merupakan perwujudan dari ketakwaan seorang muslim terhadap dzat pencipta, jika saja nabi Ibrohim Alaihi Salam diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih putra kesayangannya Ismail itu merupakan ujian ketakwaan maka umat sekarang diuji untuk ikhlas menyisihkan hartanya untuk berkurban. 


Selain bernilai pahala yg besar disisi Allah dengan segala fadilahnya kurban diantaranya dihitung kebaikan dari mulai tanduknya bulunya sampai dengan kukunya juga sisi lain merupakan ibadah yang bernilai sosial, dapat saling berbagi bukan saja yg membutuhkan namun yg tidak berharap pun sunahnya untuk diberi, PC dan PAC yg merupakan tingkat akar rumput yg langsung berinteraksi dengan masyarakat nampak bersemangat rukun kompak kerjasama yg baik dlm proses penyembelihan hewan kurban, dilanjutkan pengemasan dan pembagian daging kurban pada lingkungan setempat.

Kusno Raharjo selaku Ketua DPD LDII Purbalingga mengapresiasi langkah PC dan PAC yg tahun ini mengalami peningkatan yg signifikan, sekalipun bangsa ini baru saja di uji dengan pandemi covid 19 tidak mengurangi semangat warga untuk meraih puncak pahala pada tanggal 10 dzulhijah. Dalam rangka mendukung pemerintah yang  sekaligus merupakan program DPP LDII  delapan cluster pengabdian LDII untuk bangsa dan  negara  soal pelestarian lingkungan, DPD LDII Purbalingga menggunakan bahan ramah lingkungan untuk kemasan daging qurban, berharap tahun depan dapat diikuti oleh seluruh PC dan PAC. tutupnya”. (Iqbal)

Pembangunan Bertahap Ponpes Walibarokah Purbalingga


 

Purbalingga (29/6). DPD LDII Purbalingga bersama warga melanjutkan pembangunan gedung  lantai 2 Pondok Pesantren Walibarokah Desa Cipawon RT.005 RW.004 Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Rabu (29/6).

Kusno Raharjo selaku Ketua DPD LDII Purbalingga menyampaikan rasa syukur atas pembangunan pembangunan gedung  lantai 2 Pondok Pesantren Walibarokah sebagai sarana awal untuk menuju pendidikan Boarding School. Ia juga meminta umat Islam meramaikan ponpes yang dibangun warga LDII tersebut.

Inovatif, representatif dan modern jadi kebutuhan pendidikan masa yang akan datang. Berjalanya waktu makin dirasakan betapa pendidikan bukan saja menjadi kewajiban tapi juga kebutuhan, bukan saja pendidikan yang bersifat formal tapi juga non formal , yayasan walibarokah sekaligus pondok pesantren yg pengelolaannya dibawah binaan DPD LDII kabupaten Purbalingga, mencoba untuk melayani khususnya warga LDII dan umumnya masyarakat Purbalingga pada bidang pendidikan dengan menggabungkan pondok pesantren yg notabennya berbasis agama dengan SMP dan SMA yg berbasis umum.


“Sekolah sambil mondok adalah bagian dari kebutuhan pendidikan generasi penerus mendatang, keseimbangan antara agama dan pendidikan umum sudah mulai dirasakan orang tua sebagai keharusan, kedepan tidak cukup menjadi pribadi yang pintar namun Akhlakul Karimah juga sangat utama,hal tersebut seiring dengan motto sekaligus cita-cita DPD LDII Purbalingga mewujudkan generasi yang profesional religius” harap Kusno.

Lebih lanjut Wahidin selaku Dewan Guru Ponpes Walibarokah juga menyampaikan bahwa gotong royong pengecoran ukuran 12 meter x 20 meter gedung  lantai 2 Pondok Pesantren Walibarokah ini dimulai sejak pukul 07.00 s.d. 17.00 WIB diikuti oleh 200 warga PC dan PAC LDII sekabupaten Purbalingga. Pembangunan ini direalisasikan secara bertahap sembari mengumpulkan dana masuk, ia juga berharap hubungan yang baik ini bisa terus dijaga dan dirajut agar warga LDII senantiasa peduli dan semakin rukun serta kompak dalam berbagai hal positif tutupnya. (Fajar)

LDII Purbalingga Manfaatkan Liburan Sekolah Untuk Gembleng Generus



Purbalingga (20/6). DPD LDII Purbalingga bekerja sama dengan Pondok Pesantren Walibarokah Desa Cipawon Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga fokus terhadap pembinaan generasi muda, Mereka diharapkan menjadi generasi yang berkontribusi pada pembangunan Indonesia di masa mendatang.

Liburan bagi anak sekolah pada umumnya digunakan untuk bermain berkumpul dengan teman jalan-jalan atau piknik setelah mengikuti kegiatan belajar semester 2 di sekolah, maka liburan saat yg paling dinantikan oleh pelajar, namun tidak jarang saat liburan menjadi kekhawatiran bagi beberapa orang tua dengan banyaknya waktu yang tidak lagi terpantau guru dan orang tua yang  memungkinkan terjadinya hal yg negatif.


Suasana berbeda yang dilakukan remaja LDII Purbalingga, liburan kali ini puluhan remaja yg tidak kurang dari 50 remaja putra dan putri mengikuti asrama pelajar dari tanggal 20 s.d. 26 Juni 2022 dipondok pesantren walibarokah cipawon Bukateja. Tampak semangat dan ceria remaja dlm mengikuti kegiatan pengajian baik bacaan, terjemah Al-Qur'an dan terjemah Al-hadist kitabul adab tentang budi pekerti yang mulia Rosululloh Muhammad SAW. Tujuan kegiatan ini Untuk membentuk karakter generasi muda LDII Purbalingga yang berakhlakul karimah, alim faqih dan mandiri.

Kusno Raharjo selaku Ketua DPD LDII Purbalingga mengatakan “Bersyukur kepada Allah SWT dan mengapresiasi kepada remaja LDII dalam mencari ilmu agama sangat antusias,  juga berharap tahun depan kerjasama semua PC, PAC, orang tua, remaja dan segenap pengurus harus dilakukan, kordinasi dan sosialisasi sehingga akan lebih maksimal”. Tutupnya. (Iqbal)

Liburan Sekolah PC LDII Bojongsari Menggelar Asrama


 

Purbalingga (27/6). Pimpinan Cabang (PC) Bojongsari LDII Kabupaten Purbalingga menggelar asrama liburan sekolah dasar selama 10 hari mulai 27 juni s.d. 7 juli 2022 di TPQ AL-Barokah Desa Bojongsari RT.002 RW.006 Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga.

Suparman selaku Ketua PC LDII Bojongsari Purbalingga mengatakan sangat prihatin dengan keadaan anak usia SD yang kecanduan Handphone / Gadget. Maka di adakanlah kegiatan ini agar waktunya bisa bermanfaat serta mendalami ilmu agama sejak dini agar menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlaqul karimah serta mandiri.

Materi utama yang dikajikan adalah pendalaman ilmu Tajwid bacaan Alquran dan Hafalan doa sehari-hari. Diikuti oleh 20 santri usia pra remaja di bimbing oleh ustadz Trenady Priyanto dan ustadzah Putri Ummuhani. Kegiatan ini bertujuan untuk mengisi liburan sekolah agar anak usia SD bisa menambah ilmu agama dan tidak terpengaruh keadaan anak zaman sekarang kebanyakan mengisinya dengan bermain gadget.

Ketua panitia Siam Noto Sampurno mengatakan “Alhamdulillah anak-anak antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga menjadi generasi penerus yang berakhlakul karimah, alim dan mandiri,” tutupnya. (Fajar)

Back To Top